Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Beranda » Artikel Terbaru » PEMELIHARAAN KESEHATAN AYAM KAMPUNG

PEMELIHARAAN KESEHATAN AYAM KAMPUNG

Diposting pada 15 February 2017 oleh RachmatSM

Cara Pemeliharaan  Ayam Kampung Asli

Perawatan Ayam lebih difokuskan pada pencegahan terhadap terjangkitnya ternak oleh penyakit. Oleh karena itu berbagai hal yang berhubungan dengan penyakit dan cara-cara pencegahannya perlu diketahui.  Secara umum kita bisa membedakan antara Ayam Kampung Asli yang  sehat dari ayam sakit. Di bawah ini disajikan beberapa ciri-ciri yang sehat dan ayam sakit yang perlu kita ketahui: ciri-ciri Ayam Kampung Asli yang sehat dan sakit secara umum : Karakteristik  yang sehat mempunyai ciri : kondisi tampilan secara umum terihat hidup dan lincah, Bobot badan dan pertumbuhan Ayam kampung Asli normal dan baik, Mata  yang berbinar, Kloaka & Dubur yang besar, lembut, memerah dan lembab, Kulit dan Jengger yang lembut dan segar memerah. Sedang kan karakteristik Ayam sakit mempunyai ciri sebaliknya. Dalam upaya pemeliharaan Ayam Kampung Asli  ini yang terpenting adalah kita harus dapat melihat kondisi ayam seperti  di atas. Tidak berarti kita harus menangkap satu persatu ayam untuk diperiksa setiap hari, tetapi kita harus upayakan untuk mengamati secara keseluruhan selama kurang lebih 10 menit saat ayam-ayam berkumpul diberi makan. Pencegahan penyakit harus dimulai dengan dua hal penting yaitu sanitasi (biosecurity) dan imunisasi atau vaksinasi.

Sanitasi (biosecurity) Ayam Kampung Asli

Pelaksanaan karantina dengan berbagai perlakuan , yaitu pada saat pertama Ayam  datang ke tempat kita, merupakan salah salah satu permulaan yang baik dalam pemeliharaan kesehatan. Selanjutnya diharapkan, ayam dapat bertahan terhadap berbagai serangan penyakit. Penyediaan kandang peneduh yang baik untuk ayam-ayam beristirahat pada malam hari, dan dihari hujan atau terik matahari, begitu juga dengan penyediaan sarang yang bersih, merupakan upaya-upaya sanitasi yang baik. Kandang jangan dibiarkan bocor, sehingga akan membuat lantai basah. Apabila disediakan pakan dan minum pada tempat tertentu, maka tempat-tempat tersebut agar dijaga kebersihannya setiap hari Tetap berusaha untuk mengawasi kalau-kalau ada ayam sakit, yang harus segera dipisahkan dari kelompok yang sehat, karena besar kemungkinan bisa menularkan penyakit yang dideritanya. Penggunaan antiseptik atau desinfektan dengan jalan disemprotkan ke sekitar kandang pada waktu-waktu tertentu secara teratur dianjurkan untuk mengurangi perkembangan berbagai kuman dan kutu di sekitar kandang.

Imunisasi Ayam Kampung Asli

Untuk unggas ayam, telah ditemukan berbagai vaksin yang dapat dipakai untuk meningkatkan imunitas tubuh Ayam Kampung Asli terhadap penyakit. Seperti dikemukakan pada Bab 2 Budidaya, vaksin ND merupakan vaksin penting yang harus dimasukan ke dalam tubuh ayam untuk meningkatkan imunitas atau daya kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit virus ND. Beberapa vaksin lain telah dianjurkan untuk diaplikasikan untuk menangkal beberapa penyakit menular lainnya. Jenis vaksin dan penyakitnya akan dikemukakan dalam subbab penyakit.

Penyakit-penyakit ayam lokal

Berbagai upaya pencegahan masuknya penyakit dan melemahkan tubuh ayam dikemukakan di atas, namun ada baiknya jika kitapun mengenal berbagai keterangan mengenai penyakit-penyakit dilihat dari gejala terserang, penyebab dan upaya pengobatannya. Berbagai obat kimiawi diperkenalkan dan diaplikasikan dengan menunjukkan kesembuhan ternak dari berbagai serangan penyakit. Namun tentunya banyak juga dipraktekan penggunaan obat-obat tradisionil oleh masyarakat pedesaan untuk mencegah bahkan menyembuhkan dari serangan penyakit-penyakit tertentu. Dibawah ini  berbagai penyakit yang biasa menyerang  :

  1.  Penyakit tetelo : Dikenal juga sebagai penyakit ND (Newcastle desease). Sifat penyakit ini mudah sekali menular dari satu ayam ke ayam lainnya pada segala umur. Penularannya bisa melalui udara, kontak langsung dengan ayam yang sakit, makanan yang tercemar atau bisa juga dibawa oleh binatang liar seperti burung yang masuk kandang
  2. Penyakit pilek (coryza) :  Penyakit pilek ini biasa disebut penyakit snot. Penyakit dapat menyerang semua umur dan cepat menular dengan ganas melalui udara, kontak langsung dengan ayam terserang penyakit, binatang lain sebagai carrier yang datang singgah di kandang, dan bisa melalui makanan dan minuman.
  3. Penyakit pernafasan (CRD=cronic respiratory disease) : Sifat penyakit ini sangat mirip sekali dengan penyakit pilek atau snot, yang dapat menular, menyebar lewat udara, kontak dengan penderita, dibawa binatang lain ke kandang atau makanan dan minuman yang terkontaminasi.
  4. Flu burung : Sifat penyakit ini sangat mirip sekali dengan penyakit pilek atau snot, yang dapat menular, menyebar lewat udara, kontak dengan penderita, dibawa binatang lain ke kandang atau makanan dan minuman yang terkontaminasi.
  5. Penyakit cacingan : Ayam-ayam kampung yang diumbar dan dipelihara dalam kandang dengan lantai tanah bukan panggung, sangat mudah terkena penyakit cacingan. Telur cacing dapat mudah termakan oleh ayam pada waktu mencari makan di halaman ataupun di kandang, sehingga untuk sistem pemeliharaan diumbar atau kandang ren pecegahan sepenuhnya terhadap penyakit cacing ini kemungkinan besar tidak akan tercapai.
  6. Penyakit kholera : Penyakit ini dikenal juga dengan penyakit berak hijau dan menyerang semua umur ayam. Penyakit cukup berbahaya karena dalam waktu singkat dapat memusnahkan semua ayam yang dipelihara.
  7. Penyakit pullorum : Penyakit ini dikenal juga sebagai penyakit berak kapur. Biasanya ayam sakit yang kena pullorum, meskipun kelihatannya sudah sembuh , sesungguhnya masih mengidap penyakit yang dapat ditularkan pada ayam lain atau keturunannya.
  8. Penyakit coccidiois : Penyakit dikenal dengan penyakit berak darah. Penyakit ini sangat dikenal di peternak-peternak ayam karena kejadiannya sering dan sering memakan korban banyak anak-anak ayam dibawah umur 2 bulan, meskipun penyakit ini dapat juga menyerang ayam-ayam dewasa
  9. Penyakit cacar unggas : Penyakit cacar ayam pada ayam kampung masih sering terjadi, tidak merupakan penyakit pembunuh tapi menggangu keindahan tampilan ayam.
  10. Penyakit kutu dan gurem : Kutu dan gurem ini sering terdapat pada tubuh ayam. Kutu dan gurem merupakan parasit yang menggangu ayam dengan mengisap darah sehingga menimbulkan gatal-gatal.  Kutu ayam tinggal pada tubuh ayam, melekat pada pangkal bulu, dan kulit ayam. Gurem biasanya pada siang hari bersembunyi pada tempat-tempat yang gelap, lipatan kayu kandang dan di bawah sarang.

Bagikan informasi tentang PEMELIHARAAN KESEHATAN AYAM KAMPUNG kepada teman atau kerabat Anda.

PEMELIHARAAN KESEHATAN AYAM KAMPUNG | Jual Ayam Kampung Asli & Halal dari Peternakan Sendiri

Belum ada komentar untuk PEMELIHARAAN KESEHATAN AYAM KAMPUNG

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan